Minggu, 16 April 2017

Jangan Buang Sampah Sembarangan !

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan DKI Jakarta merupakan kota dengan volume sampah sebesar 6.500 -7.000 ton per hari. Volume tersebut sangat tinggi jika dibandingkan dengan kota-kota besar di Eropa yang hanya menghasilkan sampah 1.500-2.000 ton per hari.

http://www.beritasatu.com/megapolitan/338886-jakarta-hasilkan-7000-ton-sampah-per-hari.html
Berita 6 Januari 2016

Jumlah sampah yang begitu menggunung seringkali tidak diikuti dengan kesadaran masyarakat yang masih sangat memprihatinkan dalam hal membuang sampah.

Banyak kita lihat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), banyak kita lihat orang masih membuang sampah di pinggir jalan, di terowongan, dan tempat-tempat umum lainnya.

Masyarakat yang peduli kebersihan lingkungan sampai kehabisan akal untuk melarang orang membuang sampah di sembarangan tempat.

Berikut bukti-buktinya ...













Masih buang sampah sembarangan? 
Mulailah budaya menjaga kebersihan lingkungan masing-masing ...
dari diri sendiri, dari hal yang kecil, mulai sekarang juga !

Senin, 03 April 2017

Kisah Motivasi: Nelayan


Alkisah, karena badai dan terhantam ombak, seorang nelayan terhempas dan terdampar di sebuah pulau kecil, sendirian. Hari sudah menjelang tengah hari. Dengan sisa tenaga yang ada mencoba mengumpulkan ranting dan daun2an sekedar membuat tempat bernaung buat nanti malam.

Menjelang senja selesailah sebuah gubuk sangat sederhana tersebut dan mulailah sang nelayan mencoba menyalakan api unggun untuk penerangan.

Perut dari tadi sudah bunyi, ternyata lapar mulai menyerang. Dengan membawa penerangan seadanya ...sang nelayan mencoba berkeliling mencari sesuatu yang bisa dijadikan makanan untuk santap malam. Tetapi betapa terkejutnya sang nelayan ketika kembali ke gubuknya, gubuk sedang berkobar dimakan api. Seketika lunglai tubuh sang nelayan, mencoba untuk tabah melihat gubuk yang susah payah dibangunnya hangus dilalap api.


Dengan putus asa dan kelelahan yang sangat akhirnya tertidurlah sang nelayan disamping api unggun gubuknya yang sudah ludes terbakar ...

Sampai disaat pagi buta ia dihampiri sekelompok orang yang menolongnya karena melihat kobaran api gubuknya yang terlihat jelas dari kejauhan ...


Hikmah dari cerita :
"Setiap kejadian betapapun pahitnya kita rasakan, pasti dibalik itu ada hikmah yang seringkali diluar persangkaan kita". TERUS SEMANGAT !!!

Kamis, 30 Maret 2017

Masa Kecil: Mainan Jadul

Bagi yang lahir di era sekitaran tahun 70-an memiliki mainan yang unik yang mungkin tidak akan dijumpai lagi di era digital saat ini. Dulu waktu saya kecil tidak terpikir sama sekali adanya gadget-gadget canggih seperti sekarang ini. Bahkan dulu saya pernah terpikir kalau tahun 2000 dunia ini sudah kiamat. Namanya juga anak kecil ... 
Berikut mainan-mainan jadul itu, (yang ingat berarti pernah punya atau mainin)

1. Motor-motoran



Cara mainnya: Roda dari timah di puterin pakai benang, terus ditarik semacam gasing, lalu 'motor' dilepas di tempat datar maka akan timbul getaran dan motor berjalan kesana kemari.

2. Umbul


Umbul Wayang


Lembaran kertas berisi cerita bergambar.
Cara mainnya: Ada unsur judi di permainan ini, karena gambar dipotongi kemudian untuk 'tombokan'. Ada bandar dan ada yang ikut main dengan taruhan umbul yang sudah diguntingi. Waktu kecil gak ngeh kalau itu ternyata judi. Namanya juga masih kecil ...
Tapi yang paling berkesan dan masih ingat sampai sekarang ... Umbul Wayang ...

3. Bom busi


Permainan ini memanfaatkan busi bekas yang buang bagian dalam kepalanya, diganti dengan baut tumpul. Dalam kepala busi diisi dengan kepala korek api, kemudian ditutup dengan baut, dilempar keatas dan dijatuhkan ke permukaan yang keras seperti lantai semen atau jalan raya. Akan timbul ledakan ketika kepala busi menabrak lantai/jalan raya. Tali rafia berfungsi sebagai 'ekor' supaya kepala busi selalu posisi dibawah ketika dilempar.
Harus hati-hati saat melempar, jangan sampai kena kepala orang ... :)

4. Pistol ceplok



Inget banget, kalau ada tontonan 'ketoprak' atau barongan terus ada yang 'mremo' jualan mainan pistol-pistolan ini pasti dijual dan banyak anak yang beli. Peluru tinggal dimasukkan dari moncong pistol mendorong pegas/per, nyangkut didalam, begitu pelatuk ditarik lepaslah pelurunya. Biasanya diarahkan ke kaca sehingga menempel.

5. Lampion


Ini biasanya untuk mainan balita, juga banyak dijual saat ada tontonan juga. Ada juga yang berbentuk naga.

6. Senapan debog


Alat permainan handmade yang seru, karena begitu selesai dibuat semua langsung berubah jadi tentara, main perang-perangan ... Dor dor dor ...
Dibuat dari pelepah daun pisang ...

7. Kapal Perang


Kalau yang ini sampai saat ini masih bisa dijumpai, masih ada yang jual
Beberapa tahun yang lalu di stasiun Depok ada yang mangkal jual kapal ini. Tapi sekarang entah kemana? Kapal othok-othok ... 

Selamat bernostalgia ....



Selasa, 28 Maret 2017

Bahasa G

Dalam seminggu ini, anak saya setiap minta sesuatu kok pakai bahasa aneh kayak orang jaman batu ... " Agayagah begiligi kegebagab" 

Weleh - weleh opo kuwi?
Ternyata sekarang di sekolahnya teman-temannya lagi ngetrend Bahasa G. Iseng-iseng saya coba browsing di mbah google, ternyata sudah ada yang posting dan jadi bahan diskusi di kaskus.

Bahasa G adalah bahasa gaul yang boleh dikatakan bahasa rahasia untuk ngrumpi anak-anak supaya sulit difahami orang yang ingin ikut nguping. Selain harus mikir untuk menterjemahkan yang ngomong juga harus berpikir untuk mengucapkannya.

Menarik juga untuk mengasah otak lebih keras berpikir he he he

Berikut contoh kunci - kuncinya ...




Suku Kata / penggalan (yang asli) : Ka – Mu – Ja – Hat 

Suku Kata Tambahan (ubah huruf depan jadi G) :

- “Ka” (ubah huruf depan ("K") menjadi huruf "G" sehingga menjadi “ Ga”, gabungkan keduanya = "KaGa")
- “Mu” (ubah huruf depan ("M") menjadi huruf "G" sehingga menjadi “Gu”, gabungkan keduanya = "MuGu")
- “Ja” (ubah huruf depan ("J") menjadi huruf "G" sehingga menjadi “Ga”, gabungkan keduanya = "JaGa")
- “Hat” (ubah huruf depan ("H") menjadi hruf "G" sehingga menjadi “Gat”, gabungkan keduanya = "HaGat"*)
*)Untuk suku kata asli yang ≥3 huruf, cukup ambil 2 huruf depan nya saja (missal : "Hat" ambil 2 huruf depan saja = "Ha". contoh lain, "Bang" ambil 2 huruf depan saja "Ba")






Sudah fahamkah? Kalau belum silahkan gogling lagi sendiri ya ...

Ternyata anak saya ngomong ...
"Ayah beli kebab ...

Segemogogaga begermaganfagaagat ... dagan bigisaga ngugupiging kagalogo degengegerigin aganagak-aganagak lagagigi ngrugumpigi ...




Senin, 27 Maret 2017

The Best QUOTES - Kata Mutiara Pilihan

Banyak sekali QUOTES (kata-kata mutiara) yang sudah dibuat banyak orang, baik yang serius bahkan dengan nada canda. Berikut kata-kata mutiara pilihan untuk hari ini. Semoga menyemangati ...









Sabtu, 25 Maret 2017

Hasan Basri : ZUHUD


Hasan Basri ditanya: 
Apa rahasia zuhudmu di dunia ini? 

Beliau menjawab: 
  1. Aku tahu rizqiku tidak akan diambil orang lain, karena itu hatiku selalu tenang. 
  2. Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, karena itulah aku sibuk beramal shaleh. 
  3. Aku tahu ALLAH Ta'ala selalu memerhatikanku, karena itulah aku malu jika ALLAH melihatku sedang dalam maksiat. 
  4. Dan aku tahu kematian itu sudah menungguku, karena itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku dengan ALLAH........
Sahabat2ku...
  • Jangan tertipu dengan usia MUDA karena syarat Mati TIDAK harus TUA.
  • Jangan terpedaya dengan tubuh yang SEHAT karena syarat Mati TIDAK mesti SAKIT
  • Jangan terperdaya dengan Harta Kekayaaan sebab Si kaya pun tidak pernah menyiapkan kain kafan buat meski cuma selembar.
  • Mari Terus berbuat BAIK, berniat untuk BAIK, berkata yang BAIK-BAIK, Memberi nasihat yang BAIK
  • Meskipun TIDAK banyak orang yang mengenalimu dan Tidak suka dgn Nasihatmu Cukup lah اللهِ yang mengenalimu lebih dari pada orang lain.
Jadilah bagai JANTUNG yang tidak terlihat, tetapi terus berdenyut setiap saat hingga kita terus dapat hidup, berkarya dan menebar manfaat bagi sekeliling kita sampai diberhentikan oleh-NYA

"Waktu yang kusesali adalah jika pagi hingga matahari terbenam, amalku tidak bertambah sedikit pun, padahal aku tahu saat ini umurku berkurang" (Ibnu Mas'ud r.a.)

Semoga bermanfaat ...

Rabu, 22 Maret 2017

RIZQI (REZEKI) ...

"Mungkin kau tak tahu di mana rizqimu. Tapi rizqimu tahu di mana engkau. Dari langit, laut, gunung, & lembah; Rabb memerintahkannya menujumu.

Alloh berjanji menjamin rizqimu. Maka melalaikan ketaatan padaNya demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.

Tugas kita bukan mengkhawatirkan rizqi atau bermuluk cita memiliki; melainkan menyiapkan jawaban "Dari Mana" & "Untuk Apa" atas tiap karunia.

Betapa banyak orang bercita menggenggam dunia; dia alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah yang tertulis dalam angka; tapi apa yang dinikmatinya.

Betapa banyak orang bekerja membanting tulangnya, memeras keringatnya; demi angka simpanan gaji yang mungkin esok pagi ditinggalkannya mati.

Maka amat keliru jika bekerja dimaknai mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita. Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusanNya.

Kita bekerja untuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita; Alloh taruh sekehendakNya.

Bukankah Hajar berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwa; tapi Zam-zam justru terbit di kaki Ismail, bayinya? Ikhtiar itu laku perbuatan. Rizqi itu kejutan.
Ia kejutan untuk disyukuri hamba bertaqwa; datang dari arah tak terduga. Tugas kita cuma menempuh jalan halal; Alloh lah yang melimpahkan bekal.

Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta & Alloh memberi karunia; dan sikap saat menjemputnya & jawab soalanNya, "Buat apa?"
Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia; lupa bahwa semua hanya "hak pakai" yang halalnya akan dihisab & haramnya akan di'adzab.

Dengan itu kita mohon "Ihdinash Shirathal Mustaqim"; petunjuk ke jalan orang nan diberi nikmat ikhlas di dunia & nikmat ridhaNya di akhirat. Bukan jalannya orang yg terkutuk apalagi jalan orang yg tersesat.

Maka segala puji hanya bagi Alloh; hanya dengan nikmatNya-lah maka kesempurnaan menjadi paripurna".

Copas dari whatsapp seorang teman ....

Senin, 20 Maret 2017

Cerita Inspirasi : Garam, Gelas dan Telaga

Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.
Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar Pak tua itu.
“Pahit. Pahit sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.
Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.
Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, “Bagaimana rasanya?”.
“Segar.”, sahut tamunya.
“Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, tanya Pak Tua lagi.
“Tidak”, jawab si anak muda.
Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.
“Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”
Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”
Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan “segenggam garam”, untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan jiwa.

Minggu, 19 Maret 2017

Kisah ABDUL RAHMAN BIN AUF


ABDUL RAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN

Jika tiba-tiba kondisi ekonomi "down", saya selalu terhibur mengingat kisah bisnis Abdul Rahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk.

Suatu ketika Rasulullah Saw berkata, Abdul Rahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya.
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.

Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk syurga lebih awal.

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh.
Abdul Rahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat r.hum tadi  dengan harga kurma bagus.

Semuanya bersyukur..Alhamdulillah..kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdul Rahman bin Auf.

Sahabat gembira.
Abdul Rahman bin Auf r.a pun gembira.
Semua happy!

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdul Rahman bin Auf r.a gembira juga sebab...berharap
jatuh miskin!

MasyaAllah..hebat.
Coba kalau kita?
Usaha goyang dikit, udah teriak tak tentu arah.

Abdul Rahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin.

Namun.. Subhanallah..Rencana Allah itu memang terbaik..

Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.

Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang bisa menyembuhkannya adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdul Rahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.

Allahu akbar..Orang lain berusaha keras adi kaya. Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras jadi miskin tapi selalu gagal. Benarlah firman Allah:

"Wahai manusia, di langit ada rezki bagi kalian. Juga semua karunia yang dijanjikan pada kalian " (Qs. Adz Dzariat, 22 )

Jadi..yang banyak memberi rezeki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?

ALLAH Swt lah yang Memberi Rezeki.

Ibroh dari kisah ini sangat special buat kita, sebab ini membuat kita harus YAKIN bahwa rezeki itu totally dari Allah.
Bukan hanya karena usaha kita itu sudah cukup bagus atau produk kita yang terbaik yang akan memberi kita omzet yang banyak.

Kadang-kadang, KEYAKINAN dalam hati kita itu yang belum cukup kuat dan bulat...

Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua,  yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita.

Sabtu, 18 Maret 2017

Indahnya saling memberi

Pada suatu acara seminar yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta.

Tiba2 sang Motivator berhenti berkata-kata & mulai memberikan balon kepada masing2 peserta. Dan kepada mereka masing2 diminta untuk menulis namanya di balon2 tsb dgn menggunakan spidol.

Kemudian semua balon dikumpulkan & dimasukkan ke dalam ruangan lain. Sekarang semua peserta disuruh masuk ke ruangan itu & diminta utk menemukan balon yg telah tertulis nama mereka, & diberi waktu hanya 5 menit.

Semua orang panik mencari nama mereka, bertabrakan satu sama lain, mendorong dan berebut dengan orang lain disekitarnya sehingga terjadi kekacauan.

Waktu 5 menit sudah usai, tdk ada seorgpun yang bisa menemukan balon mereka sendiri.
Lalu di waktu berikutnya Sang Motivator meminta kepada Peserta untuk secara acak mengambil sembarang balon & memberikannya kepada orang yang namanya tertulis di atasnya. Dalam beberapa menit semua orang punya balon dengan nama mereka sendiri.

Akhirnya sang Motivator berkata :
"Kejadian yg baru terjadi ini mirip dan sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari, Semua orang sibuk mencari kebahagiaan untuk diri sendiri, mirip dengan mencari balon mereka sendiri, dan banyak yg gagal.

Mereka baru berhasil mendapatkannya ketika mereka memberikan kebahagiaan kepada orang lain, mirip dengan memberikan balon tadi kepada pemiliknya"
Kebahagiaan kt terletak pada kebahagiaan orang lain. Beri kebahagiaan kepada orang lain, maka anda akan mendapatkan kebahagiaan anda sendiri...

Penutup
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memberikan wejangan

"Barangsiapa yang membantu seorang mu'min terlepas dari kesusahan didunia, niscaya Allah akan membantunya terlepas dari kesusahan dunia dan akhirat". (HR.Muslim).

Semoga menginspirasi ...