Langsung ke konten utama

Postingan

Keinginan/Tujuan bila sudah kita tentukan akan terkabul/tercapai ….

Jika hari ini kita punya keinginan/tujuan untuk pergi ke suatu tempat, hampir bisa dipastikan akan sampai tujuan, bisa dikatakan 99% tercapai. Sebagai contoh kita setiap hari pergi ke sekolah atau ke kantor, maka selama bertahun-tahun kita sukses sampai ke sekolah dan ke tempat kerja kita. Seandainya meleset/tidak sampai ke sekolah atau kantor prosentasenya sangat kecil sekali dibandingkan yang berhasil ke sekolah/kantor. Ternyata hukum ini juga berlaku untuk keinginan/ tujuan kita yang lain. Saya akan berbagi pengalaman pribadi saya yang mungkin sederhana dan sepertinya wajar terjadi, tetapi menurut saya tanpa ijin Sang Maha Kuasa dan dukungan alam semesta mustahil bisa terjadi. Beberapa hari yang lalu saya ketemu dengan teman saya yang sejak SMP tidak bertemu (sekitar 27 tahunan) tidak bertemu. Beberapa tahun yang lalu, suatu saat saya mencoba mencari teman-teman SMP lewat jejaring social Facebook dan berhasil menemukan banyak teman SMP disitu. Tapai ada salah satu teman yang ...

Bis Berdarah

Adi sedang dalam perjalanan ke Jakarta dengan bis malam. Seorang kakek tua naik & mnawarkan buku-buku dagangannya kepada para penumpang. “Bukunya nak? Ada macam2 nih. Buku silat, cinta2an, agama, dll”, ujar si kakek. Adi yg sedang tdk bisa tdr pun tertarik. “Ada buku horor ga kek?” “Oh suka cerita horor ya? Kebetulan sisa satu, Pas lagi ceritanya. Tentang bis malam yg ditinggali banyak arwah penasaran. Judulnya ‘PENUNGGU BIS BERDARAH". Serem banget pokoknya.” “Boleh jg tuh berapa harganya?” “Rp 95.000, nak” “Wow, mahal banget, kek”. “Ya namanya jg buku Best seller. Semua yg baca buku ini kbrnya syok loh waktu baca endingnya”, si kakek promosi ala salesman. Adi pun mengalah. Entah kenapa, pada saat ia serahkan uang tersebut ke kakek, tiba2 petir menggelegar. Angin mulai bertiup kencang. Si kakek pun bergegas akan turun dari bis, namun tiba2 langkah si kakek terhenti & menolehkan wajahnya pelan2 ke Adi. “Nak”, ujarnya lirih, apapun yg terjadi, harap ja...

15 Kiat Praktis Sehari-hari yang ga kepikiran

1. Saat makan pedas, terasa pedas sekali? taruh garam dapur dalam mulut, tahan sebentar terus buang dan kumur. Pedas langsung hilang. 2. Gigi kuning?   kunyah2 kacang tanah dan tahan bentar, terus gosok gigi selama 3 menit, akan terlihat dampaknya. 3. Kalau ada luka kecil, terbakar atau luka kena air/minyak panas, usap dengan pasta gigi, langsung pendarahan berhenti dan sakit reda. 4. Gelas ada bekas teh yang susah hilang? lap dengan pasta gigi biarkan sesaat, sikat dan bilas. 5. Saat tetes obat mata, mulut agak terbuka sedikit , maka mata lebih gampang terbuka. 6. Mulut terluka atau sariawan, pakai tablet vitamin c tempel di luka, setelah mencair, prinsipnya luka sudah sembuh. jika agak parah, tambahkan dengan vitamin b2. 7. Mata kemasukan debu? pejamkan mata dan batuk dengan kuat, debu akan keluar sendirinya. 8. Setelah cuci muka, jari tempeli garam halus, terus pelan2 pijati kedua sisi hidung, maka komedo dan kotoran hitam di pori2 akan hilang, dan pori2 akan ...

Wanita Wajib Tahu! Tips Keren Seputar Dunia Perdapuran

1. Agar telur rebus tidak susah dikupas, jangan lupa celupkan kedalam air es saat telur tersebut baru matang/masih panas. 2. Agar cabe tidak meletup-letup ketika digoreng, jangan lupa tusuk atau lukai sedikit cabe tersebut dengan pisau sebelum digoreng. 3. Saat mencuci kangkung, arnong/selada air atau genjer serta tanaman air lainnya jangan lupa dibilasan pertama bubuhkan sesendok garam lalu diamkan sejenak agar binatang-binatan kecil yang mungkin hidup dibatang dan daunnya mati. Biasanya yang hobi nongkrong disitu lintah, keong, ulat dan cacing air (brokoli dan kembang kol juga sering ada ulatnya, jadi jangan lupa pula gunakan cara ini). 4. Agar tahu lebih awet ketika disimpan, cuci bersih dengan air, kemudian siram dengan air panas, setelah itu lap dengan tisu dapur, simpan didalam tupperware, tutup rapat, kemudian letakkan didalam kulkas. Insyaa Allah bisa tahan hingga 1 minggu. 5. Untuk mengetahui telur busuk atau tidak bisa gunakan tes apung air, jika mengapung diatas air itu t...

Mengurus Pembuatan Paspor sendiri di Depok

Penampakan Paspor 48 Halaman - 2014 Pada prinsipnya pembuatan Paspor memerlukan 3 tahapan, yaitu: Tahap 1 : Pendaftaran dan Klarifikasi Dokumen, Tahap 2 : Wawancara dan Pengambilan foto, Tahap 3 : Pengambilan Paspor yang sudah jadi. Tahap 1. Pendaftaran dan Klarifikasi dokumen Pendaftaran bisa dilakukan melalui 2 cara yaitu pendaftaran secara offline dan pendaftaran secara online. Pendaftaran secara offline dilakukan dengan cara langsung mendatangi Kantor Imigrasi membawa dokumen yang diperlukan (asli dan fotokopi), yaitu: Kartu Tanda Penduduk (KTP), difotokopi di selembar kertas A4 tidak dipotong Kartu Keluarga Akte Kelahiran Surat Nikah Surat Rekomendasi dari kantor bagi yang di KTP nya tertera sebagai Pegawai Negeri atau Pegawai Swasta (Asli). Persyaratan Dokumen Pembuatan Paspor Nomor Loket Antrian Mengambil Formulir (GRATIS), mengisi secara lengkap formulir dan surat pernyataan (tempel meterai 6 ribu - bawa dari rumah atau beli di koperasi kantor Imi...

TIPS Memotret dengan Kamera Handphone

Dengan perkembangan teknologi digital yang semakin canggih, saat ini tidak kesulitan lagi untuk menghasilkan sebuah foto digital dengan alat yang paling sederhana sekalipun, yaitu dengan mempergunakan kamera digital yang terintegrasi dalam sebuah handphone. Saya tidak akan membahas HP dengan fasilitas kamera yang sudah mempunyai resolusi yang sangat baik bahkan sudah menyamai kamera digital, tapi disini saya akan berikan tips bagi yang masih mempertahankan mempergunakan handphone kamera dengan resolusi masih seadanya, yaitu biasanya cuma 1.3 MP atau bahkan VGA. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah: 1. Setting pengaturan gambar pada fitur kamera di handphone Pakailah setting gambar dengan resolusi tertinggi dan ukuran gambar paling besar. Resikonya: memakan memori agak besar, tapi hasil foto optimal. 2. Perhatikan Cahaya Harus sangat cukup cahaya, jangan terlalu terik/terang atau jangan terlalu redup. Paling bagus siang hari dengan pencahayaan alami dari sinar matahari. Ja...

Museum Fatahillah

 by Suiswoyo Nur Wijaya Gambar gedung Museum Fatahillah saat masih merupakan Balai Kota Batavia, tahun 1770 Museum Fatahillah yang juga dikenal sebagai Museum Sejarah Jakarta atau Museum Batavia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi. Gedung ini dulu adalah sebuah Balai Kota ( bahasa Belanda : Stadhuis ) yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jendral Johan van Hoorn . Bangunan itu menyerupai Istana Dam di Amsterdam , terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara. Pada tanggal 30 Maret 1974 , gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah. A rsitektur Gedung Stadhuis di awal abad ke-20, dihubungkan dengan jalur trem ke pusat pemerintahan di kawasan Weltevreden. ...